Diterjemahkan dengan bantuan AI. Kami mohon maaf atas kesalahan yang terjadi dan kami menghargai bantuan Anda untuk memperbaikinya.
Materi berdasarkan artikel asli: pekarstas.com
memesan portal pendidikan university.poker
Jika Anda terbiasa dengan poker, Anda mungkin pernah mendengar tentang rentang terpolarisasi dan linier. Ini adalah konsep utama yang penting untuk dipahami jika Anda ingin sukses dalam permainan.
Pada artikel ini, kita akan melihat:
- Apa itu rentang?
- Apa itu rentang terpolarisasi?
- Apa itu rentang linier?
- Kapan rentang terpolarisasi harus digunakan?
- Kapan waktu terbaik untuk menerapkan rentang linier?
Artikel ini juga akan menyebutkan tiga ruang poker tempat Anda dapat mempraktikkan pengetahuan Anda. Jika Anda baru mengenal poker dan baru mulai mempelajari dasar - dasarnya, atau pemain berpengalaman yang ingin meningkatkan permainan mereka, artikel ini akan berguna.
1. Apa itu rentang (range)?
Rentang (range) adalah set tangan yang dapat dipegang pemain pada titik tertentu dalam permainan.
Misalnya, jika Anda tahu bahwa pemain ketat membuat 4 - bet, itu bisa berarti bahwa rentang (range) mereka mencakup tangan seperti QQ, KK, atau AA. Rentang ini dapat ditulis sebagai [QQ+], yaitu semua rentang tangan dimulai dengan QQ. Profesional sering berpikir dalam kategori rentang daripada mencoba menganggap tangan tertentu ke lawan.
2. Polarized range (rentang terpolarisasi): apa itu?
Sebuah rentang (range) terpolarisasi adalah sebuah konsep di mana satu set tangan menggabungkan kedua tangan yang sangat kuat dan lemah, tetapi tidak ada tangan "tengah" yang menempati posisi menengah.
Ide dasarnya adalah bahwa rentang (range) tersebut merepresentasikan semacam "polaritas" — baik Anda ingin main dengan tangan yang kuat, atau Anda ingin gertak (bluff) dengan kartu yang agak lemah.
Contoh rentang (range) terpolarisasi pada preflop mungkin terlihat seperti ini:
Tangan - tangan yang kuat: AK, JJ+
Lemah tangan: A2s - A5s
Penting untuk dipahami di sini bahwa rentang (range) ini dirancang untuk memberi tekanan pada lawan baik dengan kartu yang kuat (yang dapat membeli sebagian besar waktu) dan dengan kartu yang mewakili gertak. Dengan menerapkan rentang (range) seperti itu, kamu menciptakan kebingungan di antara para pesaing, karena mereka tidak dapat memahami dengan tepat apa yang ada di tangan kamu. Rentang ini berisi dua jenis tangan yang berlawanan: kuat (JJ+) dan lemah (A2s - A5s).
3. Linear rentang: apa itu?
Rentang linier (rentang) (atau yang disebut rentang gabungan) adalah rentang (rentang) yang mencakup tangan yang lebih kuat dan lebih lemah, tetapi tidak ada polaritas yang jelas di dalamnya.
Semua tangan dalam rentang ini memiliki peluang menang yang kurang lebih sama, dan mereka disajikan dalam bentuk yang lebih "kohesif ". Hal ini memungkinkan pendekatan yang lebih fleksibel untuk bertaruh tanpa menciptakan kontras yang kuat dalam rentang tersebut.
Contoh rentang linier:
Tangan - tangan yang kuat: AA, AQ
Lengan tengah: 88, KJ
Lemah tangan: 22, 65, K5

Pendekatan ini paling sering digunakan di jalan - jalan awal dan di flop, ketika permainan tidak melibatkan polarisasi yang kaku.
4. Penerapan rentang terpolarisasi dan linier pada post - flop
Mari kita lihat flop (kegagalan) tertentu untuk menunjukkan bagaimana kedua jenis rentang ini bekerja dalam permainan nyata. Misalkan Anda membuka raise (raise) dengan CO dengan rentang (range), seperti pada contoh terakhir, dan flop (flop) adalah: .
Sekarang tangan Anda dapat dibagi menjadi tiga kategori:
- Tangan - tangan yang kuat: pasangan atas, set, dua pasangan (misalnya QQ, 99, 66, Q9, AQ).
- Lengan menengah (medium): pasangan atas menengah, pasangan, pasangan bawah (misalnya QT, A9, T9).
- Lemah tangan: kayu bakar dan lemah tangan (misalnya tarik (draw) JT, T8, 75).
Dengan rentang (range) terpolarisasi, kemungkinan besar Anda hanya akan taruhan dengan tangan yang kuat dan lemah. Dengan rentang (range) linier, Anda bisa taruhan dengan tangan dari semua kategori, tergantung pada situasinya.
5. Kapan menerapkan rentang terpolarisasi?
Polarized range (rentang terpolarisasi) umumnya digunakan pada giliran (turn) dan river (sungai). Di jalan - jalan ini, rasio ukuran tumpukan (stack) terhadap pot (SPR) tinggi, dan untuk ekstrak nilai maksimum dari tangan yang kuat, Anda perlu menempatkan taruhan (bet) besar. Taruhan besar (taruhan) harus pimpin lawan dengan melemparkan tangan kekuatan menengah. Jika Anda menempatkan tangan besar dengan tangan menengah (medium), ini dapat menyebabkan Anda menghadapi tangan yang lebih kuat setelah panggil.
Contoh: di river (sungai), ketika semua kartu di atas meja terbuka, rentang (range) Anda akan mencakup:
- Velju tangan: tangan yang menang lebih dari 50% dari waktu, seperti QQ, 99, 66, Q9, AQ, KK, AA.
- Gertak: tangan yang tidak memiliki peluang untuk membaik, misalnya KJ, KT, JT. Tangan - tangan ini berguna karena mereka blok tangan yang lawan akan panggil (misalnya KQ, QJ).
6. Kapan menerapkan rentang linier?
Rentang linier memiliki aplikasi yang lebih besar pada rentang (range) flop. Pada titik ini, tangan Anda mungkin patah dan gertak Anda dapat membaik dengan kartu berikut. Pada flop (kegagalan) tidak ada pembagian yang jelas ke dalam tangan yang kuat dan lemah seperti di jalan - jalan kemudian, dan ekuitas (ekuitas) didistribusikan lebih merata.
Contoh:
- Jadwal distribusi ekuitas pada flop: ekuitas (equity) secara bertahap meningkat dari tangan yang lemah (25%) ke tangan yang kuat (90%).

- Grafik di river: ekuitas (equity) naik tajam di tangan yang kuat, dan tangan yang lemah kehilangan signifikansinya.

Dengan demikian, strategi pada flop (kegagalan) seringkali lebih linier, dan terpolarisasi di river (sungai). Perbedaan pendekatan ini membantu pemain membangun strategi mereka dengan lebih baik dan menyesuaikan rentang tergantung pada situasi dan kartu di atas meja.





